catatan an-yail

Kenapa Susu Bikin Tidur Lebih Nyenyak?

Share on :
img



Jakarta, Beberapa orang percaya mengonsumsi susu hangat di malam hari bisa membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Lalu bagaimana segelas susu bisa membuat orang lebih mudah tidur?

Segelas susu hangat bisa berkontribusi dalam berbagai faktor untuk membuat seseorang jadi mengantuk. Manfaat dari susu di malam hari ini melibatkan faktor psikologis dan juga fisiologis.

Secara teori para ahli berspekulasi bahwa triptofan yang terkandung dalam susu bisa membuat seseorang menjadi ngantuk akibat melatonin yang dilepaskan. Tapi Dr Timothy Morgenthaler selaku ahli tidur dari Mayo Clinic menuturkan bahwa jumlah triptofan dalam susu belum cukup untuk menginduksi rasa kantuk.

Namun para ahli menuturkan bahwa rasa kantuk yang dihasilkan dari segelas susu hangat lebih terkait pada efek psikologis. Susu identik dengan seorang ibu, kebanyakan orang akan mengingat pengalaman yang menyenangkan mengenai ibunya.

Perasaan nyaman dan kenangan yang ada ini bisa menginduksi bahan kimia di otak yang membentuk sensasi relaksasi serta rasa sejahtera yang memicu kantuk. Bahan kimia ini adalah serotonin yang terkait dengan tidur, seperti dikutip dari Livestrong, Selasa (23/8/2011).


Faktor lain yang mempengaruhi adalah susu bisa menghangatkan tubuh, kondisi tubuh yang hangat akan membuat otot menjadi lebih rileks dan memperlambat respons. Perlambatan respons dan otot yang rileks ini memicu rasa kantuk dan ingin tidur.

Selain itu susu hangat juga bisa menenangkan perut. Ketika susu hangat diminum seseorang maka akan menciptakan rasa lega dan mengurangi rasa tidak nyaman di perut atau lambung. Hal ini sama halnya dengan bayi yang bisa tertidur pulas ketika selesai menyusui.

Bagi orang yang alergi susu atau intoleransi laktosa maka bisa mengganti susu dengan makanan atau nutrisi lain yang juga diketahui bisa menginduksi rasa kantuk dan membantu orang tertidur, seperti pisang, teh chamomile, oatmeal dan juga madu. Hal ini karena jumlah tidur yang cukup sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk merecharge energi serta memberi kesempatan bagi otak untuk menata kembali memori yang ada.